Kalkulator Daya Kompresor

Alat ini menggunakan hubungan W_is = m × Cp × T1 × [(P2/P1)^((k-1)/k) - 1]; W_shaft = W_is / η_is; T2s = T1 × (P2/P1)^((k-1)/k). Daya ditampilkan dalam kW (W_is dan W_shaft dibagi 1.000). Ini menggunakan 6 nilai (Suhu Masuk, T1 (K) dalam K, Rasio Tekanan, P2/P1, Laju Aliran Massa, m (kg/s) dalam kg/s, Kalor Spesifik Cp (J/kg.K) dalam J/kg.K, Rasio Kalor Spesifik, k (Cp/Cv), Efisiensi Isentropik, η (%) dalam %) dan mengembalikan hasil berikut: Isentropic Power, Actual Shaft Power, Isentropic Discharge Temp. Karena ini adalah rumus matematika atau fisika murni, bukan aturan khusus negara tertentu, hasilnya tidak pernah berubah seiring waktu: nilai yang sama selalu memberikan jawaban yang sama, baik saat Anda memeriksa PR maupun memverifikasi alat lain. Masukkan nilai Anda pada kolom di bawah dan hasilnya diperbarui secara instan; Anda juga dapat membagikan tautan permanen yang telah mengisi perhitungan yang tepat, berguna untuk pengajaran, laporan, atau kerja sama tim. Misalnya, untuk Suhu Masuk, T1 (K) = 288 K, Rasio Tekanan, P2/P1 = 4, Laju Aliran Massa, m (kg/s) = 2,5 kg/s, Kalor Spesifik Cp (J/kg.K) = 1.005 J/kg.K, Rasio Kalor Spesifik, k (Cp/Cv) = 1,4, Efisiensi Isentropik, η (%) = 75 % hasilnya adalah 351,665468 kW, dan contoh perhitungan di bawah menunjukkan setiap langkah sehingga Anda dapat mengikuti perhitungannya dan mengulanginya secara manual. Metode ini adalah bentuk standar yang didokumentasikan oleh metodologi CalculatorHub, dan keterangan di atas setiap hasil menunjukkan tanggal verifikasi terakhirnya. Alat ini menyediakan informasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional di bidang teknik, medis, keuangan, atau sains; selalu periksa hasil yang penting terhadap sumber primer dan penilaian Anda sendiri.

Dengan Suhu Masuk, T1 (K) = 288 K, Rasio Tekanan, P2/P1 = 4, Laju Aliran Massa, m (kg/s) = 2,5 kg/s, Kalor Spesifik Cp (J/kg.K) = 1.005 J/kg.K, Rasio Kalor Spesifik, k (Cp/Cv) = 1,4, Efisiensi Isentropik, η (%) = 75 %, hasilnya 351,665468 kW.

Rumus: Wis = m × Cp × T1 × [(P2/P1)^((k-1)/k) - 1]. Sumber: metodologi CalculatorHub, per 2026-07-14.

Isentropic Power351,665468 kW
Actual Shaft Power468,88729 kW
Isentropic Discharge Temp427,966355 K

Berlaku untuk: nilai numerik apa pun. Sumber metode: metodologi CalculatorHub, diperiksa: 2026-07-14.

Rumus

Wis = m × Cp × T1 × [(P2/P1)^((k-1)/k) - 1]; Wshaft = Wis / ηis; T2s = T1 × (P2/P1)^((k-1)/k). Daya ditampilkan dalam kW (Wis dan Wshaft dibagi 1.000)

Contoh perhitungan

Dengan Suhu Masuk, T1 (K) = 288 K, Rasio Tekanan, P2/P1 = 4, Laju Aliran Massa, m (kg/s) = 2,5 kg/s, Kalor Spesifik Cp (J/kg.K) = 1.005 J/kg.K, Rasio Kalor Spesifik, k (Cp/Cv) = 1,4, Efisiensi Isentropik, η (%) = 75 %:

  1. Wis = m × Cp × T1 × [(P2/P1)^((k-1)/k) - 1]
  2. Nilai yang dimasukkan: Suhu Masuk, T1 (K) = 288 K, Rasio Tekanan, P2/P1 = 4, Laju Aliran Massa, m (kg/s) = 2,5 kg/s, Kalor Spesifik Cp (J/kg.K) = 1.005 J/kg.K, Rasio Kalor Spesifik, k (Cp/Cv) = 1,4, Efisiensi Isentropik, η (%) = 75 %
  3. Isentropic Power = 351,665468 kW
  4. Actual Shaft Power = 468,88729 kW
  5. Isentropic Discharge Temp = 427,966355 K

Contoh perhitungan ini adalah salah satu uji nilai-emas otomatis yang harus dilewati kalkulator ini sebelum dapat diterbitkan.

Asumsi

  • Nilai berupa bilangan real dalam satuan yang ditampilkan.
  • Informasi umum, bukan nasihat profesional.

Pertanyaan yang sering diajukan

Rumus apa yang digunakan?

Wis = m × Cp × T1 × [(P2/P1)^((k-1)/k) - 1]; Wshaft = Wis / ηis; T2s = T1 × (P2/P1)^((k-1)/k). Daya ditampilkan dalam kW (Wis dan Wshaft dibagi 1.000), bentuk standar yang didokumentasikan oleh metodologi CalculatorHub.

Apakah hasilnya berubah seiring waktu?

Tidak. Ini adalah rumus murni tanpa tarif eksternal, sehingga masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama.

Sumber resmi dan verifikasi

Ditinjau oleh tim CalculatorHub, disunting oleh James Graham, 2026-07-14. Lihat metodologi kami. Informasi umum, bukan nasihat profesional.