Kalkulator masa subur dan ovulasi

Alat ini menggunakan hubungan hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal. Ini menggunakan 2 nilai (Panjang siklus rata-rata dalam hari, Panjang fase luteal dalam hari) dan mengembalikan hasil: Masa subur dan ovulasi. Karena ini adalah rumus matematika atau fisika murni, bukan aturan khusus negara tertentu, hasilnya tidak pernah berubah seiring waktu: nilai yang sama selalu memberikan jawaban yang sama, baik saat Anda memeriksa PR maupun memverifikasi alat lain. Masukkan nilai Anda pada kolom di bawah dan hasilnya diperbarui secara instan; Anda juga dapat membagikan tautan permanen yang telah mengisi perhitungan yang tepat, berguna untuk pengajaran, laporan, atau kerja sama tim. Misalnya, untuk Panjang siklus rata-rata = 30 hari, Panjang fase luteal = 14 hari hasilnya adalah 16, dan contoh perhitungan di bawah menunjukkan setiap langkah sehingga Anda dapat mengikuti perhitungannya dan mengulanginya secara manual. Metode ini adalah bentuk standar yang didokumentasikan oleh U.S. Office on Womens Health, dan keterangan di atas setiap hasil menunjukkan tanggal verifikasi terakhirnya. Alat ini menyediakan informasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional di bidang teknik, medis, keuangan, atau sains; selalu periksa hasil yang penting terhadap sumber primer dan penilaian Anda sendiri.

Dengan Panjang siklus rata-rata = 30 hari, Panjang fase luteal = 14 hari, hasilnya 16.

Rumus: hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal. Sumber: U.S. Office on Womens Health, per 2026-07-14.

Masa subur dan ovulasi16

Berlaku untuk: nilai numerik apa pun. Sumber metode: U.S. Office on Womens Health, diperiksa: 2026-07-14.

Rumus

hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal

Contoh perhitungan

Dengan Panjang siklus rata-rata = 30 hari, Panjang fase luteal = 14 hari:

  1. hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal
  2. Nilai yang dimasukkan: Panjang siklus rata-rata = 30 hari, Panjang fase luteal = 14 hari
  3. Masa subur dan ovulasi = 16

Contoh perhitungan ini adalah salah satu uji nilai-emas otomatis yang harus dilewati kalkulator ini sebelum dapat diterbitkan.

Asumsi

  • Nilai berupa bilangan real dalam satuan yang ditampilkan.
  • Hasil adalah nilai persis dari hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal; informasi umum, bukan nasihat profesional.

Pertanyaan yang sering diajukan

Rumus apa yang digunakan?

hari ovulasi = panjang siklus - panjang fase luteal, bentuk standar yang didokumentasikan oleh U.S. Office on Womens Health.

Apakah hasilnya berubah seiring waktu?

Tidak. Ini adalah rumus murni tanpa tarif eksternal, sehingga masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama.

Sumber resmi dan verifikasi

Ditinjau oleh tim CalculatorHub, disunting oleh James Graham, 2026-07-14. Lihat metodologi kami. Informasi umum, bukan nasihat profesional.