Kalkulator Rank Matriks
Alat ini menggunakan hubungan 1. Reduksi matriks menjadi bentuk eselon baris. 2. Gunakan pivot parsial untuk menghindari pivot yang sangat kecil. 3. Hitung baris yang tidak seluruhnya nol. rank = jumlah baris pivot bukan nol; nulitas = kolom - rank. Ini menggunakan daftar nilai (Baris 1 (dipisahkan titik koma), Baris 2 (dipisahkan titik koma), Baris 3 (dipisahkan titik koma)) dan mengembalikan hasil: Rank. Karena ini adalah aturan deterministik, bukan data khusus negara tertentu, hasilnya tidak pernah berubah: masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama, baik saat Anda memeriksa latihan, menyiapkan konfigurasi, maupun memverifikasi alat lain. Masukkan nilai Anda pada kolom di bawah dan hasilnya diperbarui secara instan; Anda juga dapat membagikan tautan permanen yang telah mengisi perhitungan yang tepat, berguna untuk pengajaran, laporan, atau kerja sama tim. Misalnya, untuk Baris 1 (dipisahkan titik koma) = 1; 2; 3, Baris 2 (dipisahkan titik koma) = 4; 5; 6, Baris 3 (dipisahkan titik koma) = 7; 8; 9 hasilnya adalah 2, dan contoh perhitungan di bawah menunjukkan setiap langkah sehingga Anda dapat mengikuti perhitungannya dan mengulanginya secara manual. Metode ini adalah bentuk standar yang didokumentasikan oleh NIST DLMF, dan keterangan di atas setiap hasil menunjukkan tanggal verifikasi terakhirnya. Alat ini menyediakan informasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional di bidang teknik, medis, keuangan, atau sains; selalu periksa hasil yang penting terhadap sumber primer dan penilaian Anda sendiri.
Dengan Baris 1 (dipisahkan titik koma) = 1; 2; 3, Baris 2 (dipisahkan titik koma) = 4; 5; 6, Baris 3 (dipisahkan titik koma) = 7; 8; 9, hasilnya 2.
Berlaku untuk: masukan yang diberikan. Sumber metode: NIST DLMF, diperiksa: 2026-07-14.
Rumus
1. Reduksi matriks menjadi bentuk eselon baris. 2. Gunakan pivot parsial untuk menghindari pivot yang sangat kecil. 3. Hitung baris yang tidak seluruhnya nol. rank = jumlah baris pivot bukan nol; nulitas = kolom - rank
Contoh perhitungan
Dengan Baris 1 (dipisahkan titik koma) = 1; 2; 3, Baris 2 (dipisahkan titik koma) = 4; 5; 6, Baris 3 (dipisahkan titik koma) = 7; 8; 9:
- 1. Reduksi matriks menjadi bentuk eselon baris. 2. Gunakan pivot parsial untuk menghindari pivot yang sangat kecil. 3. Hitung baris yang tidak seluruhnya nol. rank = jumlah baris pivot bukan nol
- Nilai yang dimasukkan: Baris 1 (dipisahkan titik koma) = 1; 2; 3, Baris 2 (dipisahkan titik koma) = 4; 5; 6, Baris 3 (dipisahkan titik koma) = 7; 8; 9
- Rank = 2
Contoh perhitungan ini adalah salah satu uji nilai-emas otomatis yang harus dilewati kalkulator ini sebelum dapat diterbitkan.
Asumsi
- Alat ini menerapkan aturan deterministik pada masukan yang diberikan.
- Hasil adalah nilai persis dari 1. Reduksi matriks menjadi bentuk eselon baris. 2. Gunakan pivot parsial untuk menghindari pivot yang sangat kecil. 3. Hitung baris yang tidak seluruhnya nol. rank = jumlah baris pivot bukan nol; nulitas = kolom - rank; informasi umum, bukan nasihat profesional.
Pertanyaan yang sering diajukan
Rumus apa yang digunakan?
1. Reduksi matriks menjadi bentuk eselon baris. 2. Gunakan pivot parsial untuk menghindari pivot yang sangat kecil. 3. Hitung baris yang tidak seluruhnya nol. rank = jumlah baris pivot bukan nol; nulitas = kolom - rank, bentuk standar yang didokumentasikan oleh NIST DLMF.
Apakah hasilnya berubah seiring waktu?
Tidak. Ini adalah aturan deterministik: masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama.
Sumber resmi dan verifikasi
- Metode: NIST DLMF, diperiksa: 2026-07-14.
Ditinjau oleh tim CalculatorHub, disunting oleh James Graham, 2026-07-14. Lihat metodologi kami. Informasi umum, bukan nasihat profesional.