Kalkulator Reagen Pembatas
Alat ini menggunakan hubungan rasio_A = mol_A / koefisien_A; rasio_B = mol_B / koefisien_B; Reagen pembatas = reaktan dengan rasio yang lebih kecil; Kelebihan terpakai = rasio pembatas × koefisien kelebihan; Kelebihan tersisa = mol kelebihan - kelebihan terpakai. Ini menggunakan 4 nilai (Mol reaktan A dalam mol, Koefisien A dalam persamaan setara, Mol reaktan B dalam mol, Koefisien B dalam persamaan setara) dan mengembalikan hasil berikut: A ratio (mol/coef), B ratio (mol/coef), Limiting reagent, Excess reactant left. Karena ini adalah aturan deterministik, bukan data khusus negara tertentu, hasilnya tidak pernah berubah: masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama, baik saat Anda memeriksa latihan, menyiapkan konfigurasi, maupun memverifikasi alat lain. Masukkan nilai Anda pada kolom di bawah dan hasilnya diperbarui secara instan; Anda juga dapat membagikan tautan permanen yang telah mengisi perhitungan yang tepat, berguna untuk pengajaran, laporan, atau kerja sama tim. Misalnya, untuk Mol reaktan A = 3 mol, Koefisien A dalam persamaan setara = 1, Mol reaktan B = 5 mol, Koefisien B dalam persamaan setara = 2 hasilnya adalah 3, dan contoh perhitungan di bawah menunjukkan setiap langkah sehingga Anda dapat mengikuti perhitungannya dan mengulanginya secara manual. Metode ini adalah bentuk standar yang didokumentasikan oleh NIST Chemistry WebBook, dan keterangan di atas setiap hasil menunjukkan tanggal verifikasi terakhirnya. Alat ini menyediakan informasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional di bidang teknik, medis, keuangan, atau sains; selalu periksa hasil yang penting terhadap sumber primer dan penilaian Anda sendiri.
Dengan Mol reaktan A = 3 mol, Koefisien A dalam persamaan setara = 1, Mol reaktan B = 5 mol, Koefisien B dalam persamaan setara = 2, hasilnya 3.
Berlaku untuk: masukan yang diberikan. Sumber metode: NIST Chemistry WebBook, diperiksa: 2026-07-14.
Rumus
rasio_A = mol_A / koefisien_A; rasio_B = mol_B / koefisien_B; Reagen pembatas = reaktan dengan rasio yang lebih kecil; Kelebihan terpakai = rasio pembatas × koefisien kelebihan; Kelebihan tersisa = mol kelebihan - kelebihan terpakai
Contoh perhitungan
Dengan Mol reaktan A = 3 mol, Koefisien A dalam persamaan setara = 1, Mol reaktan B = 5 mol, Koefisien B dalam persamaan setara = 2:
- rasio_A = mol_A / koefisien_A
- Nilai yang dimasukkan: Mol reaktan A = 3 mol, Koefisien A dalam persamaan setara = 1, Mol reaktan B = 5 mol, Koefisien B dalam persamaan setara = 2
- A ratio (mol/coef) = 3
- B ratio (mol/coef) = 2,5
- Limiting reagent = Reaktan B
- Excess reactant left = 0,5 mol
Contoh perhitungan ini adalah salah satu uji nilai-emas otomatis yang harus dilewati kalkulator ini sebelum dapat diterbitkan.
Asumsi
- Alat ini menerapkan aturan deterministik pada masukan yang diberikan.
- Informasi umum, bukan nasihat profesional.
Pertanyaan yang sering diajukan
Rumus apa yang digunakan?
rasio_A = mol_A / koefisien_A; rasio_B = mol_B / koefisien_B; Reagen pembatas = reaktan dengan rasio yang lebih kecil; Kelebihan terpakai = rasio pembatas × koefisien kelebihan; Kelebihan tersisa = mol kelebihan - kelebihan terpakai, bentuk standar yang didokumentasikan oleh NIST Chemistry WebBook.
Apakah hasilnya berubah seiring waktu?
Tidak. Ini adalah aturan deterministik: masukan yang sama selalu memberikan hasil yang sama.
Sumber resmi dan verifikasi
- Metode: NIST Chemistry WebBook, diperiksa: 2026-07-14.
Ditinjau oleh tim CalculatorHub, disunting oleh James Graham, 2026-07-14. Lihat metodologi kami. Informasi umum, bukan nasihat profesional.